“Belajar menulis adalah belajar menangkap momen kehidupan dengan penghayatan paling total yang paling mungkin dilakukan oleh manusia....”(Seno)
Jumat, 13 Agustus 2010
Segelas Teh Di Suatu Sore
Sebelum segelas teh kehilangan hangatnya
Mampirlah
Mari saling bicara
Tentang metafora hidup
Yang belum kau temukan
Duduklah
Nikmati sejenak indahnya sore
Yang ditudungi mega merah
Darinya kita berkaca
Tentang waktu yang senantiasa berganti
Kadang terang
Dan gelap pun ada
Senyumlah
Kalahkan mendung di matamu
Jangan biarkan titik-titik hujan jatuh
Saat gulungan ombak menjilat-jilat
Yang ada dirimu akan tenggelam
Dalam duka yang tak berujung
Teguklah segelas teh sebelum ia terlanjur mendingin
Rasakanlah hangatnya merasuk ke celah-celah jiwamu
Setelah itu barulah menata hati
Lalu tanyai akal
Hendak ke mana
Untuk apa
Dan kembalimu di mana
Bulukumba, 03 Ramadhan 1431H (sore, menanti segelas teh segarkan kerongkongan)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan kritik apa saja yang anda lihat, rasa, dan pikirkan