Kamis, 06 Mei 2010

Balada Buruh Harian

Apalah daya si kecil ini
Hanya memiliki otot, tidak otak
Memeras keringat sepanjang hari
Mengharap upah, agar perut bisa terisi

Aku hanyalah buruh kecil, di pabrik yang besar
Sekolahku tak cukup untuk memakai dasi
Nyaliku sebatas gesekan mesin-mesin
Anakku empat, kecil-kecil
Mereka butuh makan dan uang sekolah

Istriku mengandung delapan setengah bulan
Butuh biaya persalinan dan gizi cukup
Rumahku sempit, atapnya bocor-bocor
Itu pun sebentar lagi tergadai, sebab utangku mulai menumpuk

Kebutuhan hidup tambah menjepit
Dan tubuhku semakin ringkih
Anak-anakku harus makan dan sekolah!
Biar kelak
Nasib, tak kuwariskan
Padanya

Makassar, menjelang May Day, 30 April 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan kritik apa saja yang anda lihat, rasa, dan pikirkan