Senin, 21 Februari 2011

Parade Sepotong Malam




Mengejar makna dalam hening
Pada malam yang melamun sendiri
Tak boleh cemas buyarkan mimpi
Membiarkan bisik bisik angin
Merangkai larik larik sunyi
Menjadi syair dalam denting denting waktu

Padamu pemuja malam
Biaskan tirai tirai hitam
Soleklah wajah wajah pasi
Dengan riasan kembang setaman
Tebarkan wangi primadona
Pada tatap tatap harap
Di ujung lorong penantian

Bukankah hidup harus dirasai
Biar tak ada sesal menyembul di celah celah mata
Tak ada setumpuk beban menggunung di palung hati
Teriakkan segenap resah
Menangislah dengan seribu satu alasan

Malam tak bekelamin
Malam pun tak berdasi
Ia tak memiliki hati
Tuk berbagi rasa yang membuatmu berarti
Engkau hanyalah satu titik
Yang menggenapi kisah-kisah perjalanan malam

Makassar, 29 Nov 2010.....jelang tengah malam yang begitu beku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan kritik apa saja yang anda lihat, rasa, dan pikirkan